MENGGUGAT STATUS QUO PENDIDIKAN
MENGGUGAT STATUS QUO PENDIDIKAN Oleh: M ansur Arsyad Insan pendidikan hampir pasti mengenal—setidaknya secara gagasan—siapa Jean Piaget. Dialah arsitek besar konstruktivisme, psikolog perkembangan yang mengajarkan kepada dunia bahwa pengetahuan tidak ditanamkan, melainkan dibangun; bahwa belajar bukan proses menerima, melainkan proses menjadi. Melalui konsep skema, asimilasi, akomodasi, dan ekuilibrasi, Piaget menggeser pendidikan dari sekadar transmisi informasi menuju kerja batin kesadaran yang aktif dan otonom. Ironisnya, Jean Piaget sendiri tidak pernah benar-benar terobsesi pada metode pembelajaran. Bagi sang maestro, “metode” kerap menjelma menjadi belenggu—menjebak guru menjadi sekadar operator di lini produksi pedagogik. Ia bukan anti-metode; ia hanya menolak tunduk pada cara berpikir mekanistik yang mereduksi pendidikan menjadi prosedur teknis di ruang pedagogik yang sejatinya harus membebaskan. Maka ketika rekannya, Jean-Claude Bringuier, mencoba menyematkan label “m...